Teknologi Pengolahan Jagung

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Sebagai sumber karbohidrat utama di Amerika Tengah dan Selatan, jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat. Penduduk beberapa daerah di Indonesia (misalnya di Madura dan Nusa Tenggara) juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok. Selain sebagai sumber karbohidrat, jagung juga ditanam sebagai pakan ternak (hijauan maupun tongkolnya), diambil minyaknya (dari bulir), dibuat tepung (dari bulir, dikenal dengan istilah tepung jagung atau maizena), dan bahan baku industri (dari tepung bulir dan tepung tongkolnya). Tongkol jagung kaya akan pentosa, yang dipakai sebagai bahan baku pembuatan furfural. Jagung yang telah direkayasa genetika juga sekarang ditanam sebagai penghasil bahan farmasi.

KHASIAT JAGUNG

Selama ini jagung hanya dikenal sebagai salah satu makanan pokok bagi penduduk Indonesia. Namun ternyata jagung juga bermanfaat bagi kesehatan kita. Untuk itu marilah kita meneliti kandungan dari jagung (Zea mays) ini.

  1. Karbohidrat
  2. Protein
  3. Serat
  4. Asam folat
  5. Mineral besi, magnesium, fosfor, kalium dan kalsium
  6. Vitamin B5, B12, A, C
  7. Likopen

Kandungan vitamin C dan likopen dimana keduanya dikenal sebagai antioksidan membuat jagung dapat membantu menjaga kesehatan rambut dan kulit bila dikonsumsi dengan teratur. Kedua zat tadi ditambah dengan asam folat diyakini membantu penyembuhan luka pada kulit akibat penyakit cacar atau jerawat.

Cara pemanfaatan jagung untuk mengatasi jerawat adalah sebagai berikut :

Parut jagung muda, kemudian oleskan pada luka akibat sakit cacar atau jerawat. Biarkan sampai mongering selanjutnya diratakan.

Pada tanaman jagung terdapat rambut (Corn Silk). Rambut jagung ini ternyata juga memiliki manfaat yaitu :

  1. Mengatasi gangguan buang air kecil (BAK) termasuk rasa sakit saat buang air kecil serta pembengkakan kandung kemih.Hal ini disebabkan kandungan kalium yang tinggi sehingga mempunyai efek diuretik.
  2. Mengontrol pendarahan semasa melahirkan
  3. Membantu mengobati tekanan darah tinggi dan gangguan air dari dalam tubuh (oedema)

Manfaat no 1 – 3 diperoleh dengan cara minum air rebusan rambut jagung secara teratur.

  1. Menghentikan kebiasaan mengompol pada anak.

Manfaat no 4 diperoleh dengan minum 1 cangkir teh rambut jagung sebelum tidur.

Tak hanya kaya serat, jagung juga sumber karbohidrat yang kompleks, dan sejumlah zat gizi lainnya seperti vitamin B, dan C, karoten,kalium, Zat besi, magnesium, fosfor, omega 6, dan lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kolesterol.
Senyawa lutein dan zeaxanthin merupakan bagian dari senyawa karotenoid yang membentuk pigmen kuning diretina dan menyerap sinar biru, sinar berbahaya dari matahari, penyebab katarak dan macula degenerative.
Penelitian yang dilakukan di 47 negara yang penduduknya rajin mengkonsumsi pati jagung, gigi mereka ternyata jarang berlubang. Sedangkan penelitian di Illinois State Uneversity menunjukan pria yang menjalani diet rendah lemak dan makanannya ditambah 20 g jagung setiap hari selama 6 minggu, kadar serida (salah satu jenis lemak penyebab penyakit jantung) turun hingga 13 % Jagung yang memilki indeks glikemik yang rendah tidak serta merta menaikkan kadar gula darah sehingga baik diasup oleh penderita diabetes mellitus.

PENGOLAHAN JAGUNG

1. Pengolahan Jagung Menjadi Susu Jagung

      Kebutuhan protein bagi manusia dalam makanan sehari-hari dapat dipenuhi dari bahan pangan nabati dan hewani. Salah satunya adalah susu. Upaya diversifikasi pangan telah sering dilakukan masyarakat, salah satunya dengan mengolah jagung manis menjadi susu jagung. Susu jagung merupakan minuman yang diperoleh dari penggilingan biji jagung manis yang terlebih dahulu direbus lalu disaring untuk memperoleh filtratnya. Untuk meningkatkan nilai gizi produk dan tingkat penerimaan konsumen perlu ditambahkan susu skim agar susu jagung mempunyai rasa gurih. Namun karena pada jagung banyak terdapat karbohidrat maka akan timbul endapan, sehingga diperlukan penstabil untuk produk tersebut. Oleh sebab itu diperlukan penelitian tentang penambahan konsentrasi susu skim dan NaCMC untuk mendapatkan kualitas susu jagung yang baik.
      Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi susu skim dan NaCMC terhadap kualitas susu jagung.
      Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober – Desember 2005 di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian, Laboratorum Kimia Universitas Muhammadiyah Malang dan Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Brawijaya Malang. Penelitian dilakukan dengan metode RAK faktorial dengan 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Faktor I: Konsentrasi Susu Skim 0%, 5%, 10%, 15%. Faktor II: Konsentrasi NaCMC 0 %, 0,1 %, 0,2 %. Parameter penelitian meliputi pengamatan fisik yaitu viskositas dan warna, pengamatan kimiawi meliputi: kadar air, kadar abu, protein, lemak, gula reduksi, pH serta organoleptik meliputi: rasa, warna dan kesukaan.
        Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara susu skim dan NaCMC terhadap viskositas, kadar lemak, kadar protein, kadar gula reduksi, intensitas warna kekuningan (b+) dan derajat putih pada susu jagung. Susu jagung yang terbaik diperoleh dari perlakuan S3P2 (konsentrasi susu skim 15% dan NaCMC 0,2%) sebesar 9,09. Dengan nilai protein 3,50 %, lemak 1,58 %, viskositas 0,78 cps, warna 3,96 (cenderung menarik), kesukaan 3,62 (cenderung suka), gula reduksi 12,12 %, 66,01 %, tingkat kecerahan 65,67; tingkat kekuningan 25,27; nilai pH 6,21 dan rasa 3,73 (cenderung enak).

2. JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI

Penggunaan jagung sebagai bahan baku industri didasarkan atas komponen dan komposisi kimiapenyusunnya. Secara morfologis buah jagung tersusun berturut-turut dari luar adalah : kulit atau kelobot , biji,dan tongkoL Biji jagung sendiri tersusun atas kulit (epicarp), biji ( endosperma), lembaga (germ) dan masing-masing bagian tersebut merupakan sumber serat (selulosa, hemiselulosa), pati dan protein (gluten) dan minyak.Komposisi kimia biji jagung adalah sebagai berikut ( dalam% ) :air -13,5 ; protein 10,0 ; minyakllemak -4 ;karbohidrat 70,7 ( terdiri atas : pati -61,0; gula 1,4; pentosan -6,0 dan serat kasar -2,3 ), abu 1,4 dan unsur-unsur lain 0,4. Secara neraca massa (bahan) dari satu ton jagung diperkirakan dapat dihasilkan 670 kg pati,200 kg serat, 60 kg gluten, dan 35 kg minyak. Dalam perkembangan industri berbasis pati di Indonesia, bijidan pati jagung serta pakan temak barangkali dapat disebut sebagai industri berbasis jagung generasi pertama.Yang secara histories telah lama diusahakan, baik berupa industri rakyat dengan peralatan sederhana maupunindustri besar yang dilengkapi dengan mesin-mesin modem.

Sesuai dengan perkembangan pembangunan nasional yang pada intinya menuju kearah industri berbasissumberdaya alam (natural resources based industrially country), jagung dan sumber pati lain sepertisingkong, sagu, garut menjadi komoditas pertanian Indonesia yang penting. Selain dibudidayakan olehsbagian besar petani, pengolahan lebih lanjut ke hilir pascapengolahan tepung jagung dan hasilsampingnya

(by product) dapat meningkatkan nilai tambah lebih tinggi dan merupakan produk industri yang penting, baik untuk keperluandalam negeri maupun untuk tujuan ekspor. Produk jagung ini dengan penerapan teknologi yang tepat danlayak dapat dikonversi menjadi produk generasi kedua, ketiga, dan seterusnya dengan nilai tambah (added value) tinggi dan menjadi bahan baku industri lain (kimia, kosmetika, kertas, tekstil, pangan.

3. Pengolahan Minyak Jagung.

Embrio yang dipisahkan dari hidrosiklon merupakan bahan baku minyak jagung. Suspensi embrio inidialirkan ke unit ekstraksi, berupa expeller  yang berfungsi untuk memeras dan mengekstraksi minyak. Minyak kasar yang dihasilkan dari expeller  di saring, didinginkan dan disimpan untuk selanjutnya dilakukanpemurnian (refining). Pad a pabrik yang lebih baru, ditambahkan unit ekstraksi berupa ekstraktor denganbahan pelarut. Ampas yang dihasilkan dad penekanan (expeller) yang masih mengandung minyak cukuptinggi (2%) dilakukan ekstraksi dengan bahan pelarut heksana secara sinambung. Larutan min yak dalamheksana dipisahkan dengan cara penguapan hampa, dan heksana ditampung untuk dapat digunakan kembalisedangkan minyak dialirkan ke penampung danJatau dicampur dengan minyak kasar pertama.Selartiutnya minyak kasar ini dilakukan pemurnlan . Proses pemurnlan terdiri atas tahapan pemisahangumllendir dengan cara penggumpalan dengan as am fosfat (0.05%), penetralan secara alkalis ( dengannatrium hidroksida, 0.1 % untuk mengurangi kadar asam lemak bebas), pemucatan (bleaching) dengan penambahan tanah pemucat (bentonit). Tahap terakhir berupa penghilangan bau atau deodorisasi pad a suhu210-275 °c dan tekanan hampa (138-800 Pa).Kelebihan minyak jagung dibandingkan minyak nabati lain, adalah kandungan asam lemak tidak jenuh yangtinggi, mengandung asam lemak esensial (Omega 3 dan Omega 6), serta vitamin E, sehingga sangat baik untuk penurunan kadar kolesterol, mencegah penyakit jantung, stroke, kanker, asma, diabetes. Ampas yangdihasilkan dari expleller, dan hasil ekstraksi dapat digunakan sebagai bahan

pakan, dikenal sebagai germmeal, dengan kandungan gizi cukup tinggi, meliputi : protein (20%), serat (7%), lemak (1 %), abu (7 %).

Sumber:

http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/2038748-jagung-untuk-sehatkan-mata/#ixzz1MCfyvXKZ

http://www.wikipedia.com

http://id.shvoong.com/tags/pengolahan-jagung-menjadi-susu-jagung/

http://www.scribd.com/doc/51007294/Diversjfikasi-Pengolahan-Jagung

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: